Warta

Pawai Ta’aruf Tandai Pembukaan MTQ Ke-45 Provinsi Kaltim di Kutim

Kutim, KLIKSAMARINDA – Pawai Ta’aruf penuh semangat dan nuansa religius mewarnai Sangatta, Kutai Timur (Kutim), pada Sabtu pagi, 12 Juli 2025. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang jalan menyaksikan Pawai Ta’aruf yang menandai awal Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Pawai ini menjadi pembuka resmi rangkaian kegiatan MTQ yang digelar pada 10 hingga 19 Juli mendatang di Kabupaten Kutai Timur. Kegiatan ini diikuti 20 kelompok peserta, yang terdiri dari kafilah 10 kabupaten/kota se-Kaltim, organisasi masyarakat, serta paguyuban lokal.

Tampak hadir Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Sekretaris Daerah (Sekda) Rizali Hadi, Ketua DPRD Kutim Jimmi, Ketua TP PKK Kutim Hj. Siti Robiah, Forkompimda Kutim serta tamu undangan lainnya. Antara lain, Wakil Bupati Kutai Barat Nanang Andriani, Danlanal Sangatta Letkol (P) Fajar Yuswantoro, serta tamu kehormatan lainnya.

Sekretaris LPTQ Sarifuddin Noor melepas peserta pawai dan menyampaikan dalam pawai taaruf ini diikuti 10 Kafilah Kabupaten/Kota se-Kaltim, perwakilan Dinas/Instansi dan organisasi umum dan pawai ini diikuti sekitar 20 orang peserta.

Pelaksanaan pawai taaruf ini adalah rangkaian kegiatan perdana MTQ dengan rute pawai dimulai dari Jalan AW Sjahranie, melewati Yos Sudarso, dan berakhir di Jalan Diponegoro, Sangatta.

Marching Band hingga Maskot MTQ Ramaikan Jalanan Sangatta

Pawai Ta’aruf tahun ini tampil lebih semarak dan menghibur. Penampilan pembuka dari Marching Band Waditra Prima Sangatta memukau penonton yang memenuhi sisi jalan. Setelah itu, deretan kendaraan hias melintas, menampilkan ragam kekayaan budaya dan nuansa islami dari masing-masing daerah.

Yang tak kalah menarik, kehadiran dua maskot resmi MTQ ke-45 Kaltim, yaitu Ela dan Guin, menjadi sorotan masyarakat dan anak-anak yang antusias menyapa maskot tersebut sepanjang jalur pawai.

Panggung kehormatan yang berada di depan halaman Bank Danamon dijadikan titik utama penilaian peserta. Di lokasi itu, para peserta menampilkan atraksi dan kreativitas di hadapan para pejabat dan undangan penting.

Persiapan MTQ Kutim Capai 100 Persen

Ketua LPTQ Kutai Timur sekaligus Sekda Kutim, Rizali Hadi menyebutkan bahwa pawai ta’aruf menjadi simbol pembuka semangat masyarakat dalam menyambut MTQ ke-45. Ia menegaskan bahwa tema yang diangkat tahun ini adalah “Mewujudkan Masyarakat Cinta Al-Qur’an untuk Bangsa yang Bermartabat di Bumi Etam.”

Usai pawai, pada siang pukul 14.00 WITA dibuka pameran UMKM oleh Bupati Kutim di sekitar panggung utama alun-alun Bukit Pelangi. Pameran ini akan menampilkan berbagai produk kerajinan dan hasil pembangunan lokal.

Rizali menyampaikan bahwa persiapan seluruh rangkaian kegiatan sudah mencapai 100 persen.

“Insya Allah semua sudah siap, khususnya di arena utama. Tadi malam sudah dilakukan gladi bersih, meskipun ada beberapa bagian kecil yang sedang disempurnakan hari ini,” katanya.

Penilaian Pawai dan Agenda MTQ Lainnya

Sekretaris Umum LPTQ Kaltim Safaruddin Noor menjelaskan bahwa pawai ta’aruf tahun ini tidak hanya bersifat seremoni, melainkan juga masuk dalam aspek penilaian oleh dewan juri. Karena itu, peserta dituntut menampilkan seni dan kreativitas semenarik mungkin.

“Setiap kafilah dinilai berdasarkan tampilan budaya, kekompakan, hingga nilai islami dalam kendaraan hias mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, Safaruddin mengajak seluruh warga Kutai Timur dan sekitarnya untuk turut hadir dan menyemarakkan berbagai rangkaian acara MTQ ke-45.

Sementara pada 13 Juli pagi akan ada pelantikan dewan hakim, dan malamnya pembukaan MTQ oleh Gubernur Kaltim di alun-alun Bukit Pelangi Sangatta.

Masyarakat Antusias, MTQ Jadi Ajang Silaturahmi dan Ekspresi Budaya

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak pagi. Banyak warga yang rela berdiri berjam-jam di pinggir jalan demi menyaksikan pawai. Beberapa bahkan terlihat membawa keluarga dan mengenakan busana muslim untuk ikut merasakan suasana religi dan budaya.

MTQ ke-45 tingkat Provinsi Kaltim ini menjadi ajang silaturahmi antar-daerah, sekaligus panggung ekspresi budaya Islam yang tumbuh subur di Bumi Etam.

Panitia menyatakan bahwa keamanan dan ketertiban selama acara dijaga ketat oleh aparat gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dishub Kutim.

Dengan semangat cinta Al-Qur’an dan persiapan yang matang, MTQ kali ini diharapkan membawa berkah, semangat ukhuwah Islamiyah, serta mempererat kebersamaan di antara umat muslim di Kalimantan Timur. (*)

seedbacklink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *